![]() |
Proses evakuasi mayat bayi yang teridentivikasi berjenis kelamin laki-laki |
Pertama kalinya mayat bayi mungil tersebut di temukan dua petugas Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air DKI Jakarta yang di ketahui bernama Tingkos L Toruan (52), dan Herman (61), pada hari Minggu (11/6) sekitar Pukul 08.10wib.
Seperti biasanya, Tingkos dan Herman membersihkan sampah yang ada di kali, ketika hendak turun, ada seorang warga yang memberitahu bahwa ada benda yang mencurigakan terapung di tumpukan sampah yang ada di kali.
Kemudian kedua petugas UPK menghampiri untuk mengecek dan memastikan langsung laporan warga tersebut, ketika mendekat, ternyata benda yang terapung di tumpukan sampah tersebut adalah sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki laki.
"Berdasarkan laporan dari warga yang memberitahu kepada dua petugas UPK Badan Air DKI Jakarta, bahwa ada benda yang mencurigakan terapung di tumpukan sampah di kali, kemudian petugas UPK turun dan mendekati, setelah di lihat ternyata itu adalah mayat bayi berjenis kelamin laki laki," jelas Kapolsek Tambora Kompol M. Syafi'i, Sik.
Pada saat di angkat, M. Syafi'i melanjutkan, mayat bayi laki laki tersebut dalam kondisi baik dan masih ada tali pusarnya serta tidak ada tanda tanda penganiayaan, kemudian dua petugas UPK melaporkan temuan mayat bayi tersebut ke Polsek Tambora.
Tidak lama kemudian Petugas Kepolisian Polsek Tambora datang ke lokasi dan langsung mengamankan TKP, selanjutnya mayat bayi laki laki tersebut di bawa Palang Hitam ke RSCM Jakarta Pusat untuk di Visum. Belum di ketahui siapa pelaku yang tega membuang bayi ke kali Banjir Kanal Barat tersebut.
UC/JMI/RED
0 komentar :
Posting Komentar